Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hikmah

Berdosakah Jika Dulu Lakukan Hal Haram Tapi Baru Tahu Sekarang? Berikut Penjelasannya

Gambar
Hukum orang lakukan hal haram tapi baru tahu sekarang... Kamu islam, tapi kok sering lakukan hal haram dulu dan baru ingat sekarang lagi..! jangan takut berdosa, sebab ini ada penjelasan dari kaedah fikih yang disampaikan Taimiyah Rahimahullah.  Mengutip  rumaysho , tidaklah menyiksa hamba sampai diutus seorang Rasul atau sampai hujjah datang pada dirinya. Jika ada yang melakukan suatu keharaman dan baru mengetahui kalau itu haram, maka ia tidak terkena hukuman. Begitu pula jika ada yang meninggalkan suatu kewajiban dan baru mengetahui kalau itu wajib, maka ia tidak punya kewajiban mengqodho’ (mengulang). Kewajiban Datang Setelah Adanya Ilmu Ini adalah suatu kaedah yang disampaikan oleh Syaikhu Islam Ibnu Taimiyah. Beliau rahimahullah mengatakan, أَنَّ الْحُكْمَ لَا يَثْبُتُ إلَّا مَعَ التَّمَكُّنِ مِنْ الْعِلْمِ “Hukum tidaklah ditetapkan kecuali setelah sampainya ilmu.” (Majmu’ Al Fatawa, 19: 226). Beliau juga mengatakan yang maksudnya sama, وَلَا يَثْبُتُ الْخِطَابُ إ...

Salah Satu Tanda Kiamat “Budak Wanita Melahirkan Tuannya” Ketika Anak Sudah Tidak Lagi Berbakti Pada Ibunya

Gambar
“Jika budak wanita telah melahirkan tuannya” (HR. Muslim) Demikian sabda Rasulullah menjawab pertanyaan apa tanda-tanda kiamat. Ada tanda lain yang disebutkan setelah kalimat ini, namun fokus kita kali ini pada kalimat ini. Apa makna “budak wanita melahirkan tuannya”?", Salah satu tanda kiamat pernah disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Malaikat Jibril yang datang dalam wujud laki-laki tampan. أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ رَبَّتَهَا “Jika budak wanita telah melahirkan tuannya” (HR. Muslim) Demikian sabda Rasulullah menjawab pertanyaan apa tanda-tanda kiamat. Ada tanda lain yang disebutkan setelah kalimat ini, namun fokus kita kali ini pada kalimat ini. Apa makna “budak wanita melahirkan tuannya”? Makna pertama  Imam Nawawi menjelaskan bahwa maksud budak wanita melahirkan tuannya adalah jika seorang laki-laki memiliki budak wanita, lalu berhubungan dengannya dan budak itu melahirkan anak. Anak tersebut kemudian berstatus sebagai tuannya. Pendapat Imam Nawawi...

Cari Nafkah atau Ilmu tapi Harus Berbaur dengan non Mahram, Dosakah?

Gambar
Menuntut ilmu itu harus, apalagi mencari nafkah itu sudah menjadi kewajiban. Tapi bagaiman jika dalam pelaksanaanya harus berbaur dengan non mahram. Mengutip  rumaysho , berikut kajian tentang larangan tersebut dari ayat Al-qur'an ini. Lihatlah bagaimana adab ketika para sahabat Nabi ingin menemui istri Nabi (ummahatul mukminin). Disebutkan dalam ayat, وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ “Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al-Ahzab: 53) Lihatlah sampai ada keperluan pun tetap diperintahkan berbicara di balik tabir. Tujuannya tentu biar tidak banyak interaksi langsung antara laki-laki dan perempuan. Karena jelas sangat besar godaannya jika itu terjadi apalagi sampai berdua-duaan. Lihatlah sampai Allah sebut, itu lebih menyelamatkan hati keduanya. Ib...

Mayoritas Penghuni Neraka Ialah Wanita Jika Ingin Jadi Wanita Penghuni Surga? Penuhi Ciri-Cirinya

Gambar
Apakah Anda ingin menjadi penghuni surga? Tentuk semua orang menginginkannya, bukan? Ya, begitu pula dengan seorang wanita. Tetapi, ada hal yang membuat wanita menjadi merasa tidak percaya diri. Terlebih, saat dikatakan bahwa ternyata wanita lebih banyak yang menempati neraka. Nah, Anda tak perlu khawatir. Sebab, penghuni neraka tak semua dihuni oleh wanita. Ya, wanita juga bisa menjadi ahli surga. Tetapi, tentu saja ada syarat yang harus dipenuhi. Apakah itu? Jika ingin menjadi ahli surga, maka penuhilah ciri-cirinya. Dilansir dari ruangmuslimah.co bahwa di antara ciri-ciri wanita ahli surga, yaitu; 1. Bertakwa. 2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk. 3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan naik haji bagi yang mampu. 4. Ihsan, ya...

Untukmu Yang Sedang Jatuh Cinta, Segeralah Lakukan Hal Ini

Gambar
Muslimah jatuh cinta? Tak ada yang salah. Karena muslimah juga manusia. Bukankah cinta adalah fitrah manusia? Allah tak pernah mengharamkan cinta. Cinta adalah sebuah rasa yang sudah menjadi fitrah bagi setiap umat manusia. Namun, manusia diperintahkan untuk menjaga agar cinta itu tidak lantas menjerumuskannya pada tindakan yang diharamkan-Nya. Cinta haruslah menjadi media untuk mendekat kepada-Nya. Cinta yang seperti apakah yang sekiranya mampu mendekatkan kita kepada Sang Pemberi Cinta? Sebut saja, cinta dalam diam. Cinta dalam diam menurut Islam adalah cara mencintai yang dirasa paling tepat ketika diri belum mampu terikat dalam sebuah ikatan suci, yaitu pernikahan. Jika belum mampu mencintai dan dicintai dalam ikatan pernikahan, cinta dalam diam merupakan jawaban atas segala kegalauan hati. Bagaimanakah cara memperjuangkan cinta dalam diam? Jangan Jatuh Cinta, Tapi Bangunlah Cinta bangun cinta Persoalan tidak akan selesai hanya dengan kita mengatakan, “Al...

Yang Lagi Hits, Bagaimana Hukum Mencukur Dan Melukis Alis?

Gambar
Sejatinya Allah menumbuhkan rambut (bulu) di berbagai bagian tubuh manusia. Di antara rambut tersebut ada yang diperintahkan untuk dihilangkan, ada juga yang diperintahkan untuk dibiarkan dan dipelihara. Rasulullah memberikan tuntunan dalam menjaga atau menghilangkan rambut bulunya. Seorang mukmin dituntut untuk bisa mengikuti tuntunan tersebut, baik dalam membiarkan rambut (bulu)nya, atau ketika mencukur atau menghilangkannya. Karena ia ittiba’ (mengikuti) tuntunan Rasulullah, maka tindakannya tersebut bisa bernilai ibadah yang mendapatkan kecintaan dan ampunan Allah. Mempercantik wajah dengan pensil alis sudah menjadi hal yang lumrah bagi wanita masa kini. Sebagian dari mereka merasa tidak percaya diri dengan tampilan polos tanpa alis buatan. Namun mempercantik diri pun ada batasan-batasan yang harus di jaga wanita muslim. Seperti halnya wanita muslim dilarang untuk menggunakan make up secara berlebihan, tidak menggunakan tatto, dan mengubah bentuk tubuh hanya untuk terlihat lebi...

Muslimah Harus Tahu, Inilah Hukum Wanita Memakai Celana Panjang

Gambar
Kita sudah mengetahui bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan. Itu berarti kaki dan betis wanita adalah aurat yang wajib ditutupi. Diantara syarat pakaian muslimah yang mesti dipenuhi adalah tidak membentuk lekuk tubuh. Nah, pakaian yang tidak memenuhi syarat ini adalah jika wanita berbusana celana panjang, apalagi ketat. Ditambah lagi pakaian celana panjang ini menyerupai pakaian pria. Inilah yang menjadi persoalan tentang bagaimana hukumnya wanita muslimah memakai celana panjang. Tentang larangan wanita menyerupai (tasyabbuh) pakaian pria berdasarkan hadits berikut, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang berpakaian wanita dan wanita yang berpakaian laki-laki.” (HR. Ahmad) Apalagi bila dipakai sebagai pakaian dalam yang bisa lebih melindungi mereka dari banyak resiko. Begitu juga bila di dalam rumah yang barangkali memang butuh untuk mengenakannya untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Namun tetap saja model dan bentuknya ha...

Inilah Syarat Yang Harus DIpenuhi Bila Wanita Ingin Bekerja Di Luar Rumah

Gambar
Banyak wanita pada zaman sekarang lebih memilih untuk berada di luar rumah, alasannya beragam ada dari mereka yang karena terpaksa, ada yang karena keadaan atau kebutuhan, bekerja dan ada yang sebaliknya mereka senang berada di luar rumah. Wanita bekerja di luar rumah sebenarnya sedikit banyak terpengaruh dengan konsep yang ditawarkan oleh feminisme. Teori feminis melihat wanita harus sama dengan laki-laki dalam hal apapun, dan tidak boleh dibedakan dalam hal apapun. Jika pria berhak, wanita juga berhak. Feminisme melihat wanita harus bebas menentukan keputusannya sendiri tanpa intervensi dari siapapun, meskipun pria itu adalah suaminya. Jadi, menurut feminisme, wanita bekerja di luar rumah merupakan wujud kesetaraan gender antara pria dan wanita. Tidak sedikit yang beralasan ingin bekerja karena nafkah dari penghasilan suami belum cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Dan ini sudah terjadi sejak zaman Nabi kita dulu, Dari ‘Aisyah  radhiyallahu ‘anha, dia menuturkan ba...

Saat Shalat Kelihatan Rambutnya, Apakah Batal?

Gambar
Bagi muslimah, rambut adalah aurat. Karena itulah, mereka diwajibkan untuk menutupi kepala mereka dengan jilbab yang dijulurkan sampai menutupi dada. Terlebih ketika shalat. Para wanita harus menutupi aurat mereka dengan sempurna, karena itu bagian dari syarat sah shalat. Termasuk menutup rapat kepalanya, jangan sampai ada rambut yang keluar dan terlihat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, “Allah tidak menerima shalat wanita yang telah baligh, kecuali dengan memakai jilbab.” (HR. Ibnu Khuzaimah – Shahih) Bagaimana jika ada rambut yang tersingkap? Tersingkapnya rambut wanita ketika shalat, hukumnya sama dengan ketika ada aurat lain yang tersingkap. Untuk kasus ini, ulama memberikan rincian sebagai berikut: Pertama, jika yang bersangkutan mengetahui dan segera membenahinya, maka shalatnya sah. Imam As-Syirazi –ulama Syafi’iyah mengatakan, “Jika bajunya diterpa angin hingga terbuka auratnya, kemudian langsung dia tutup kembali, maka shalatnya tiak batal.” (al-Muhadz...

Pesan Untuk Muslimah, Inilah Ancaman Buat Yang Masih Doyan Bergosip

Gambar
Apa itu ghibah? Ghibah (menggunjing) atau bahasa modernnya disebut gosip, adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka (jika hal itu disebutkan). Baik dalam keadaan soal jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, akhlaknya, bentuk lahiriyahnya dan sebagainya. Caranya-pun bermacam-macam. Di antaranya dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Beliau berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim no. 2589) “Ghibah adalah me...